STIUDA IKUTI WORKSHOP PENYUSUNAN IKU-IKT SINERGI TAGIHAN 4 (Empat) KEMENTERIAN
STIUDA IKUTI WORKSHOP PENYUSUNAN IKU-IKT SINERGI TAGIHAN 4 (Empat) KEMENTERIAN

Bangkalan, - STIU Darussalam Bangkalan  ikuti WEBINER Workshop Penyusunan IKU-IKT Sinergi

Tagihan 4 (Empat) Kementerian. Sebagai Narasumber dalam WEBINER ini adalah Prof. M. Arskal Salim GP, M.A., Ph.D (Beliau adalah Direktur  Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam,  Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI) dan Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., MA., Ph.D (Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya. Dalam penjelasannya Prof. M. Arskal Salim GP menjelaskan perihal IKU (indikator kinerja Utama) dan IKT (indikator Kinerja Tambahan).

``Indikator kinerja adalah ukuran kuantitatif dan atau kualitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu sasaran atau tujuan yang ditetapkan organisasi. Indikator kinerja harus merupakan sesuatu yang akan dihitung dan diukur seta digunakan untuk menilai tingkat kinerja``.

KRITERIA INDIKATOR KINERJA YANG BAIK

• Spesifik dan jelas (Spesific)

• Dapat dikur secara obyektif (Measurable)

• Dapat dicapai (Attainable)

• Terkait pada hasil (Relevance)

• Untuk kurun waktu tertentu (Time bound)

Prof. Masdar Hilmy, S.Ag., MA., Ph.D menjelaskan bahwa Indikator Kinerja Utama (IKU) sasaran utamanya adalah memenuhi tuntuan SNDIKTI  Sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 3 tahun 2020 tentang STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN TINGGI.  Sedangkan Indikator Kinerja Tambahan (IKT) Perguruan Tinggi harus melakukan tambahan selain yang ada di SNDIKTI. (Bakrin)



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)