PENTINGKAH ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI SUATU KAMPUS?
PENTINGKAH ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI SUATU KAMPUS?

Kampus merupakan tempatnya belajar serta menimba ilmu pengetahuan bagi mahasiswa. Kampus juga menjadi tempat media berekspresi bagi mahasiswa, karena ada berbagai kegiatan di kampus yang bisa anda ikuti sesuai dengan minat ataupun hobi anda sehari-hari. Selain itu kampus juga menjadi wadah bersosialisasi antar Mahasiswa dari fakultas satu dengan lainnya. Itu semua bisa anda wujudkan dengan bergabung di organisasi-organisasi yang ada di kampus kalian.

Organisasi adalah suatu wadah yang menampung lebih dari satu orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Organisasi di kampus tidak hanya menjadi tempat pembelajaran, namun mahasiswa dilatih untuk lebih mandiri dan berkembang sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Beragam jenis organisasi yang umumnya ada di kampus-kampus di Indonesia, antara lain :

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
Lembaga Dakwah Kampus (LDK)
Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP)
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
dan masih banyak lainnya.

Yang menjadi banyak pertanyaan di benak orang-orang terutama para mahasiswa, Pentingkah Mengikuti Organisasi di Kampus Bagi Mahasiswa? Manfaat apa yang bisa di dapat dengan mengikuti organisasi tersebut dan seperti apa pengaruh organisasi tersebut terhadap gaya belajar mahasiswa itu?. Itu semua tergantung dari individu mahasiswa tersebut, karena tidak semua sama alasan mereka mengikuti sebuah organisasi yang ada dikampus. Baik efek positif dan negatifnya pasti berbeda dari setiap mahasiswa yang mengikuti organisasi kampus.


Adapun Manfaat mengikuti organisasi yang ada di kampus bagi mahasiswa antara lain :

  1. Melatih diri untuk menjadi seorang pemimpin (Leadership)
  2. Menambah Wawasan
  3. Belajar mengatur waktu
  4. Mengasah Kemampuan Sosial
  5. Problem Solving dan Manajemen Konflik
  6. Memperluas jaringan atau Networking
  7. Membentuk Pola pikir yang baik
  8. Meningkatkan Kemampuan berkomunikasi

Adapun dampak negatif atau kerugian mengikuti organisasi di kampus bagi mahasiswa yaitu :

  1. Menjadi Kurang Fokus untuk Belajar di Kelas
  2. Jika tidak pandai membagi waktu, maka kuliah yang utamanya adalah untuk belajar menjadi terbengkalai
  3. Mengikuti organisasi juga memerlukan uang yang dibutuhkan untuk pembelian baju, attribut, dan lain-lainnya

Alhamdulillah di Kampus STIU Darussalam Bangkalan Madura Jawa Timur walaupun tergolong baru tetapi semangat mahasiswa STIUDA dalam membentuk organisasi bisa dikatakan luar biasa. Terbukti di STIU Darussalam sudah ada beberapa organisasi kemahiswaan yang telah dibentuk dan berjalan dengan baik. Di antaranya adalah :

  1. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
  2. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)
  3. Lembaga Dakwah Kampus (LDK)
  4. Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP)
  5. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
  6. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

SEMOGA STIU DARUSSALAM TERUS BERKEMBANG. AMIN (written by admin)



Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)