Tugas Fungsi Organisasi

by Abd. Karim

Home Tugas Fungsi Organisasi

Unsur-unsur  yang  terdapat  dalam  struktur  organisasi  Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan adalah sebagai berikut:

  1. Unsur Pimpinan : Ketua dan para Pembantu Ketua.
  2. Senat STIU Darussalam Bangkalan.
  3. Dewan penyantun.
  4. Unsur  pelaksanaan  akademik:  Program  studi  dan  Bagian  Akademik  & Kemahasiswaan.
  5. Unsur pelaksanaan administrasi: Bagian Administrasi dan Umum.
  6. Unsur penunjang: perpustakaan, laboratorium, keuangan.
  7. Pelaksana Penjaminan Mutu: Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).
  8. Perencana  dan   pengembangan   Tridharma   Perguruan   Tinggi:   Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM).

Deskripsi tugas dan fungsi masing-masing tingkatan dalam organisasi Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan:

1. KETUA

Sebagai pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan mempunyai kewenangan dan tanggung jawab sebagai berikut:

  1. Memberikan instruksi kerja baik langsung maupun tidak langsung kepada para Pembantu Ketua sesuai bidangnya.
  2. Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian unsur-unsur Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan dengan melalui pertimbangan Senat Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan kepada Yayasan Pendidikan Islam Darussalam.
  3. Melakukan pembinaan keorganisasian kepada seluruh jajaran Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi.
  4. Pemberian kewenangan secara  proporsional  kepada  para  Pembantu Ketua selaku unsur pimpinan sesuai dengan bidangnya masing-masing.
  5. Menjalin hubungan kerja sama antar lembaga dengan lembaga-lembaga lain demi kemajuan dan pengembangan Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan.
  6. Wajib memberikan laporan pertanggungjawaban  kepada    Yayasan Pendidikan Islam Darussalam  mengenai  penyelenggaraan  Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan secara periodik dan pada akhir masa jabatan

2. PEMBANTU KETUA I BIDANG AKADEMIK.

  1. Membantu  Ketua   dalam   memimpin   pelaksanaan   pendidikan    dan penelitian.
  2. Mengkoordinir segala urusan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pendidikan.
  3. Membantu   Ketua   dalam   mengkoordinir   pengelolaan    administrasi akademik.
  4. Memberi instruksi kerja atas nama Ketua kepada para Ketua Program studi  dan  Kepala  BAAK  mengenai  pelaksanaan  kegiatan  akademik secara rutin dengan pengembangan akademik.
  5. Membantu Ketua dalam melakukan perencanaan pengawasan dan pengendalian serta evaluasi kegiatan akademik.
  6. Melakukan konsultasi teknis kepada Ketua mengenai bidang tugasnya sesuai kebutuhan.
  7. Wajib memberi laporan kepada Ketua baik tertulis maupun tidak tertulis atas pelaksanaan seluruh kegiatan yang dibidanginya.

3. PEMBANTU KETUA II BIDANG ADUM DAN KEUANGAN

  1. Membantu Ketua  dalam  melaksanakan  kegiatan  keuangan  dan administrasi umum.
  2. Membantu Ketua    dalam    mengkoordinir    pengelolaan  keuangan  dan administrasi umum.
  3. Membantu Ketua dalam mengkoordinir segala urusan yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan keuangan dan administrasi umum.
  4. Memberi instruksi kerja atas nama Ketua kepada Kepala BAUM serta jajaran kerjanya maupun kepada unit kerja lain mengenai pelaksanaan kegiatan keuangan dan administrasi.
  5. Membantu Ketua dalam melakukan perencanaan, pengawasan dan pengendalian serta evaluasi bidang keuangan dan administrasi.
  6. Membantu Ketua  dalam  melakukan  perencanaan,  pengawasan  dan pengendalian  serta  evaluasi  bidang  kerjasama  baik  internal  (lingkup Yayasan Pendidikan Islam Darussalam) maupun eksternal.
  7. Melakukan konsultasi teknis kepada Ketua mengenai bidang tugasnya sesuai kebutuhan.
  8. Wajib memberi laporan kepada Ketua baik tertulis maupun tidak tertulis   atas pelaksanaan seluruh kegiatan yang dibidanginya.

4.PEMBANTU KETUA III BIDANG KEMAHASISWAAN DAN KERJASAMA

  1. Membantu Ketua dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
  2. Membantu Ketua dalam melaksanakan kegiatan di bidang kemahasiswaan.
  3. Membantu Ketua  dalam  mengkoordinir  dalam  segala  urusan  yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan.
  4. Membantu Ketua  dalam  mengkoordinir  dalam  segala  urusan  yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan administrasi kemahasiswaan.
  5. Membantu Ketua  dalam  mengkoordinir  dalam  segala  urusan  yang berkaitan dengan pembangunan dan pengembangan sistem informasi.
  6. Memberi instruksi kerja atas nama Ketua kepada Kepala BAAK serta jajaran kerjanya maupun kepada unit kerja lain mengenai pelaksanaankegiatan administrasi kemahasiswaa
  7. Membantu Ketua  dalam  melakukan  perencanaan,  pengawasan  dan pengendalian serta evaluasi bidang kemahasiswaan serta pengadministrasiannya.
  8. Melakukan konsultasi teknis kepada Ketua mengenai bidang tugasnya sesuai kebutuhan.
  9. Wajib memberi laporan kepada Ketua baik tertulis maupun tidak tertulis atas pelaksanaan seluruh kegiatan yang dibidanginya.

5. SENAT SEKOLAH TINGGI ILMU USHULUDDIN DARUSSALAM BANGKALAN

  1. Merumuskan kebijaksanaan Akademik dan pengembangan Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan.
  2. Merumuskan kebijakan penilaian prestasi Akademik dan kecakapan serta kepribadian Sivitas Akademika.
  3. Merumuskan norma dan tolok ukur penyelenggaraan pendidikan.
  4. Memberikan persetujuan  atas  Rencana  Anggaran  Pendapatan  dan Belanja   (RAPB) Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan yang dibuat oleh Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan.
  5. Menilai pertanggungjawaban Pimpinan  Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan atas pelaksanaan kebijakan yang telah ditetapkan.
  6. Merumuskan peraturan pelaksanaan kebebasan Akademik, dan otonomi keilmuan dlam lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan.
  7. Memberikan pertimbangan kepada Yayasan Pendidikan Islam Darussalam berkenaan dengan calon-calon yang diajukan untuk diangkat menjadi Ketua, para Pembantu Ketua dan para dosen yang diusulkan untuk memangku jabatan akademik.
  8. Menegakkan norma-norma yang berlaku bagi Sivitas Akademika.

6. KEPALA “BAAK” MEMPUNYAI TUGAS POKOK DAN FUNGSI:

  1. Melaksanakan kegiatan perencanaan,  pengawasan  dan  pengendalian serta evaluasi mengenai segala urusan yang berkaitan dengan administrasi akademik dan kemahasiswaan.
  2. Memimpin, mengendalikan dan menyelenggarakan kegiatan administrasi akademik dan kemahasiswaan.
  3. Melaksanakan dan mengendalikan kegiatan kearsipan  untuk  berbagai urusan yang  berkaitan dengan administrasi akademik dan kemahasiswaan.
  4. Melakukan pembinaan teknis kepada seluruh jajaran kerjanya mengenai penyelenggaraan kegiatan administrasi akademik dan kemahasiswaan.
  5. Wajib memberikan laporan kepada Ketua melalui Pembantu Ketua I mengenai berbagai kegiatan administrasi akademik dan kepada Pembantu Ketua III mengenai berbagai kegiatan administrasi kemahasiswaan.

 7. KEPALA “BAUM” MEMPUNYAI TUGAS POKOK DAN FUNGSI:

  1. Melaksanakan kegiatan perencanaan,  pengawasan  dan  pengendalian serta evaluasi mengenai segala urusan yang berkaitan dengan administrasi umum dan keuangan.
  2. Memimpin mengendalikan dan menyelenggarakan kegiatan administrasi umum dan keuangan.
  3. Melaksanakan dan mengendalikan kegiatan kearsipan untuk  berbagai urusan yang berkaitan dengan administrasi umum dan keuangan.
  4. Melakukan pembinaan teknis kepada seluruh jajaran kerjanya mengenai penyelenggaraan administrasi umum dan keuangan.
  5. Wajib memberikan laporan kepada Ketua  melalui  Pembantu  Ketua  II mengenai berbagai kegiatan administrasi umum dan keuangan.

8. KETUA PROGRAM STUDI

  1. Melaksanakan pengawasan, perencanaan dan pengendalian serta evaluasi pada program studi mengenai penyelenggaraan pendidikan.
  2. Menyelenggarakan kegiatan pendidikan sesuai dengan program studinya.
  3. Melakukan pembinaan kepada para dosen mengenai teknis penyelenggaraan pendidikan di Perguruan Tinggi.
  4. Wajib memberikan laporan kepada Ketua melalui Pembantu Ketua tentang berbagai kegiatan pendidikan yang dilaksanakan di program studi.
  5. Melaksanakan upaya-upaya  pengkajian  dan  pengembangan  keilmuan melalui kerja sama dengan LPPM.
  6. Mengendalikan penyelenggaraan kegiatan pendidikan pada program studinya sesuai dengan etika Perguruan Tinggi dan kaidah keilmuan.
  7. Melakukan konsultasi teknis pada Pembantu Ketua I mengenai penyelenggaraan pendidikan di program studinya.

9. Lembaga Pelaksana Tridharma Perguruan Tinggi

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) mempunyai tugas dan fungsi:

  1. Melakukan berbagai kegiatan penelitian, pengkajian dan pengembangan keilmuan sesuai dengan misi Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan.
  2. Melakukan berbagai upaya publikasi atas hasil penelitian pengkajian dan pengembangan keilmuan yang telah dilakukannya.
  3. Melakukan pengadministrasian seluruh kegiatan dan hasil kegiatan penelitian pengkajian dan pengembangan keilmuan yang telah dan akan dilaksanakannya.
  4. Melakukan berbagai  kegiatan  pengabdian  kepada  masyarakat  sesuai dengan misi Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darussalam Bangkalan.
  5. Melakukan berbagai upaya publikasi atas hasil pengabdian pada masyarakat yang telah dilakukannya.
  6. Melakukan pengadministrasian seluruh kegiatan dan hasil kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dan akan dilakukannya.

10. KEPALA PERPUSTAKAAN

  1. Melaksanakan kegiatan  perencanaan,  pengawasan  dan  pengendalian serta   evaluasi   mengenai   segala   urusan   yang   berkaitan   dengan pengelolaan perpustakaan .
  2. Menyelenggarakan kegiatan administrasi perpustakaan secara terpadu dan modern.
  3. Melaksanakan dan mengendalikan pembinaan.
  4. Melakukan konsultasi teknis terhadap pimpinan dan unsur pimpinan mengenai pengelolaan perpustakaan.
  5. Wajib memberikan laporan baik tertulis maupun tidak tertulis kepada Ketua melalui Pembantu Ketua I Bidang Akademik mengenai berbagai kegiatan pengelolaan perpustakaan yang telah dilaksanakannya.

11. KEPALA LABORATORIUM

  1. Melaksanakan kegiatan  perencanaan,  pengawasan  dan  pengendalian serta evaluasi mengenai segala urusan yang berkaitan dengan pengelolaan laboratorium.
  2. Menerapkan berbagai aturan kedisiplinan didalam penataan laboratorium.
  3. Melakukan pengadministrasian berbagai kegiatan pengelolaanlaboratorium.
  4. Melaksanakan pembinaan teknis dalam hal pemanfaatan laboratorium.
  5. Wajib memberikan laporan baik tertulis maupun tidak kepada Ketua melalui Pembantu Ketua I atas semua kegiatan pengelolaan laboratorium yang telah dilaksanakannya.
  6. Wajib memberikan laporan baik tertulis maupun tidak kepada Ketua melalui Pembantu Ketua I atas semua kegiatan pengelolaan laboratorium yang telah dilaksanakannya.

12. LPM (Lembaga Penjaminan Mutu)

  1. Merencanakan, melaksanakan, dan mengembangkan penja